Area penambangan PT PPA site PT MLP tepatnya di Blok Sawit terdapat genangan di Jalan. Masalah tersebut muncul didukung dengan fakta bahwa intensitas hujan di lokasi penelitian tergolong lebat (25,61 mm/jam). Saluran terbuka menjadi salah satu infrastruktur paling penting untuk mengalirkan air limpasan. Namun terdapat lokasi yang belum terdapat saluran terbuka dan kapasitas saluran yang belum memadai. Hal tersebut menandakan sistem penyaliran tambang yang ada belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan kajian dan rancangan saluran terbuka area Blok Sawit. Penelitian ini, estimasi debit aliran air permukaan menggunakan metode rasional dengan memperhatikan intensitas hujan (mononobe), karakteristik DTH, dan koefisien limpasan (Gautama). Nilai debit air limpasan, digunakan acuan dalam mengkaji dan merancang dimensi saluran terbuka (persamaan manning). Lalu dilakukan simulasi potensi genangan di HEC-RAS sebagai bentuk validasi atas dimensi saluran hasil perhitungan. Didapatkan nilai intensitas curah hujan sebesar 25,61 mm/jam dengan PUH 2 tahun, serta resiko hidrologi 88%. Berdasarkan perhitungan menggunakan persamaan manning dan simulasi di HEC-RAS diperlukan rancangan pada saluran terbuka 1 di DTH 4 serta perluasan pada saluran terbuka 4 di DTH 6. Adapun pada saluran terbuka 2 dan 3 kapasitas secara aktual sudah memadai.
Copyrights © 2026