Lapangan Neira di Kalimantan Utara merupakan wilayah dengan potensi batu bara yang belum banyak dieksplorasi geofisika atau masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lapisan batu bara berdasarkan nilai resistivitas batuan serta mengestimasi sumber dayanya. Metode yang digunakan adalah geolistrik resistivitas 2D dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger dan analisis geostatistika menggunakan kriging biasa pada perangkat lunak SGeMS. Hasil pengolahan data geolistrik resistivitas 2D menunjukkan bahwa lapisan batu bara memiliki nilai resistivitas 90–150 Ωm. Estimasi sumber daya diperoleh melalui pemodelan resistivitas dan interpolasi spasial dengan total sumber daya sebesar 2.124.510,323 ton, dan setelah dilakukan koreksi jumlah faktor geologi menjadi 650.951,016 ton. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam eksplorasi dan pengelolaan batu bara di Kalimantan Utara secara berkelanjutan. Kata kunci : Batu bara, Estimasi sumber daya, Resistivitas geolistrik 2D, Kriging biasa , Wenner-Schlumberger.
Copyrights © 2026