Kegiatan tambang terbuka selalu berkaitan dengan air hujan. Air hujan yang jatuh di atas permukaan tanah akan mengikis tanah sehingga mengakibatkan terjadinya erosi tanah. Dengan adanya erosi tanah mengakibatkan banyak partikel-partikel tanah yang akan mengganggu kualitas udara yaitu total suspend solid (TSS) sehingga perlu adanya pengendapan kolam. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan rencana yang ideal dalam pengelolaan limbah air tersebut. Data yang digunakan yaitu curah hujan, luas daerah tangkapan hujan, nilai TSS, serta data dimensi aktual kolam pengendapan. Hasil analisis menunjukkan nilai debit pencucian bauksit dan material 0,389 m 3 /detik dengan jam kerja 19,86 jam, sedangkan debit air limpasan 1,45 m 3 /detik dengan jam hujan 3,51 jam, maka debit total air dan padatan yang masuk menuju kolam pengendapan 1,84 m 3 /detik atau 46.179,43 m 3 /hari. Rancangan desain kolam pengendapan dengan target produksi 2.300.000 Ton dicuci bauksit /tahun memiliki luas kolam keseluruhan 18.542 m 2 , jumlah kompartemen yang dibutuhkan 6 kolam dan volume kolam pengendapan 46.305,9 m 3 . Persentase pengendapan diperoleh 86,46% dengan jumlah material yang mengendap di kolam pengendapan 1.137,08 m 3 /hari. Rancangan ini dapat menjadi dasar dalam perancangan kolam pengendapan yang efektif dalam mendukung tercapainya kualitas baku mutu kualitas air.
Copyrights © 2026