Pulau Kumala merupakan sebuah pulau di daerah delta di Sungai Mahakam yang memanjang di sebelah Barat Kota Tenggarong. Pada tahun 2000, Pulau Kumala mulai dibangun menjadi kawasan wisata andalan kota Tenggarong. Hanya saja dalam pengelolaan masih kurang optimal. Hingga pada tahun 2009, Pulau Kumala diakuisisi oleh pihak swasta yaitu PT El John Tirta Emas, namun di tengah jalan mengalami pailit dan pada akhirnya Pulau Kumala mulai sepi diminati pengunjung karena fasilitasnya tidak dirawat dan dikelola dengan baik. Maksud dari proyek ini adalah untuk merancang Pulau Kumala sebagai destinasi wisata budaya yang menarik dan berkelanjutan di Kota Tenggarong. belum tersedianya pusat budaya lokal yang lengkap dan terintegrasi menyebabkan Pulau Kumala belum mampu berfungsi sebagai wadah edukasi dan pelestarian budaya bagi masyarakat Kalimantan Timur, Oleh karena itu, diperlukan suatu perencanaan dan perancangan kawasan wisata budaya yang mampu menghidupkan kembali fungsi Pulau Kumala sebagai destinasi unggulan, Proyek ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi alam, infrastruktur dan budaya yang ada dengan sasaran meningkatkan jumlah wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Kumala sekaligus meningkatkan perekonomian lokal Pulau Kumala dipilih sebagai lokasi pengembangan wisata adalah karena Pulau ini merupakan ikon Kota Tenggarong sejak tahun 2000 namun sayangnya masih banyak potensi yang belum digarap dengan optimal. Perencanaan dan perancangan kawasan wisata budaya Pulau Kumala bertujuan untuk menghidupkan kembali kawasan melalui penataan ruang yang terarah, penyediaan fasilitas budaya, serta integrasi fungsi edukasi, rekreasi, dan pelestarian budaya. Diharapkan perancangan ini dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan daya tarik wisata Pulau Kumala, mengaktifkan kembali Pulau Kumala sebagai destinasi unggulan, serta memperkuat identitas budaya daerah Kalimantan Timur.
Copyrights © 2026