Eksplorium : Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir
Vol 38, No 1 (2017): Mei 2017

Studi Interaksi Air Tanah Dangkal dan Air Sungai di Sepanjang Daerah Aliran Kali Garang Semarang Menggunakan Isotop Stabil δ18O dan δ2H

Rismah Taufik Andhihutomo (Jurusan Teknik Fisika UGM, Jl. Grafika No.2 Yogyakarta 55281)
Satrio Satrio (PAIR BATAN)
Rasi Prasetio (PAIR - BATAN)
Agus Budhie Wijatna (Jurusan Teknik Fisika UGM, Jl. Grafika 2, Yogyakarta 55281)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2017

Abstract

ABSTRAKPenelitian mengenai interaksi airtanah dangkal dengan air sungai Kali Garang di Semarang, Jawa Tengah, menggunakan parameter isotop 18O dan 2H telah dilakukan. Sebanyak 16 sampel air tanah dangkal dan 3 sampel air sungai diambil untuk analisis kandungan isotop stabil d18O dan d2H menggunakan alat Liquid Water Isotope Analyzer LGR DLT-100. Hasil analisis memperlihatkan adanya dua asal daerah masukan air: daerah pertama memiliki kandungan isotop d18O antara -9,41 ‰ hingga-8,5 ‰ dan d2H antara -58,2 ‰ hingga -51,6 ‰; daerah kedua memiliki kandungan isotop d18O dan d2H masing-masing -7,15 ‰ dan -41,55 ‰. Dengan demikian, hasil tersebut mengindikasikan bahwa sampel-sampel air pertama berasal dari elevasi yang relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan asal sampel air kedua, namun keduanya tidak mengalami interaksi dengan air sungai. Sedangkan sampel air tanah lainnya menunjukkan bahwa satu sampel (R4) memiliki interelasi berupa pencampuran dengan air sungai dan dua sampel lainnya (L1 dan R1) mengalami pencampuran dengan air asin atau air laut. ABSTRACTA study related to shallow groundwater interaction with Kali Garang River water in Semarang, Central Java using stable isotopes of 18O and 2H has been conducted. As much as 16 groundwater and 3 river water samples were taken for stable isotopes d18O and d2H analysis using Liquid water isotope analyzer LGR DLT-100. The results of analysis shows that there are two area of water recharge origin: the first area contains d18O isotope ranging between -9.41 ‰ to -8.5 ‰ and d2H between -58.2 ‰ to -51.6 ‰; the second area contains isotopes of d18O and d2H -7.15 and -41.55 ‰, respectively. Thus, these results indicate that the first water samples originate from a higher elevation than the origin of the second water sample, but both of them have no interrelation with river water. Whereas, other groundwater samples show that the sample (R4) has interrelation (i.e. mixing) with the river water and two other samples (L1 and R1) have interrelation with salty water or seawater.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

eksplorium

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Eksplorium : Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir, adalah jurnal yang diterbitkan oleh Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir-BATAN yang telah diakreditasi LIPI No.749/AU2/P2MI-LIPI/08/2016 dan menempati peringkat SINTA ...