Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas kesehatan lingkungan dengan kadar kesejahteraan sosial pada masyarakat pesisir. Metode penelitian yang digunakan adalah studi potong lintang (cross-sectional) dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat reproducible. Data dikumpulkan dari 200 responden di wilayah pesisir menggunakan teknik purposive sampling melalui instrumen kuesioner skala Likert yang telah divalidasi (nilai Cronbach's Alpha > 0,6). Analisis data dilakukan dengan uji statistik deskriptif dan regresi logistik menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan (p < 0,05) di mana variabel kesehatan lingkungan berkontribusi sebesar 36,8% terhadap variansi kesejahteraan sosial. Akses air bersih menjadi faktor paling dominan yang meningkatkan peluang kesejahteraan hingga 2,3 kali lipat, diikuti oleh pengelolaan sanitasi limbah sebesar 2,03 kali lipat. Temuan tambahan melalui analisis spasial mengonfirmasi bahwa keterbatasan infrastruktur sanitasi akibat faktor fisik pesisir (intrusi air laut) memperburuk kerentanan sosial-ekonomi warga. Simpulan penelitian menegaskan bahwa intervensi kesehatan lingkungan merupakan strategi krusial untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat pesisir.
Copyrights © 2025