Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena yang diamati oleh penulis dimana tingkat kemampuan bahasa Inggris mahasiswa jurusan teknik masih terbilang sangat kurang dibandingkan dengan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa jurusan non teknik di Politeknik Negeri Ujung Pandang. Adanya perbedaan ini disebabkan oleh sesuatu hal atau suatu faktor yang salah satunya adalah motivasi. Penelitian ini akan mengungkap motivasi mahasiswa baik dari jurusan teknik maupun non teknik untuk belajar bahasa Inggris. Data tentang tingkat motivasi dari mahasiswa diperoleh dengan menyebarkan angket yang berjumlah 50 item kepada responden. Hasil analisa data menunjukkan bahwa bahwa sebanyak 48,6% responden dari jurusan teknik memiliki motivasi yang sangat tinggi untuk belajar bahasa Inggris, sedangkan dari jurusan non teknik hanya mencapai 42,9%. Banyaknya responden dari jurusan non teknik yang memiliki motivasi yang tinggi adalah sebesar 52,4 % sedangkan dari jurusan teknik adalah sebesar 50%. Jumlah responden yang memiliki tingkat motivasi yang kurang pada jurusan non teknik bahkan lebih banyak dibandingkan dengan jurusan teknik, dengan jumlah yakni masing-masing 4,7% dan 0,7% namun dalam jumlah jumlah yang kecil.Tidak ada responden yang memiliki motivasi yang sangat kurang untuk belajar bahasa Inggris dari jurusan non teknik dan terdapat seorang responden yang memiliki motivasi yang sangat kurang pada jurusan teknik. Motivasi responden baik dari jurusan teknik maupun jurusan non teknik dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor-faktor external seperti faktor pengajar atau dosen bahasa Inggris, faktor tujuan akademik dan karir, serta faktor pelajaran Bahasa Inggris di kelas.
Copyrights © 2017