Jamur merang (Volvariella volvaceae) yang dikenal sebagai jamur jerami padi termasuk spesies jamur yang dapat dikonsumsi. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan jenis dan konsentrasi ekstrak tanaman yang tidak menghambat pertumbuhan miselia jamur merang secara in vitro dengan menggunakan ekstrak daun pepaya dan ekstrak serai wangi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang. Dilakukan selama bulan Desember 2023 sampai Februari 2024. Dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktor tunggal 10 perlakuan yaitu, A (PDA 100%), B (PDA + Ekstrak daun pepaya 2%), C (PDA + Ekstrak daun pepaya 4%), D (PDA + Ekstrak daun pepaya 6%), E (PDA + Ekstrak daun pepaya 8%), F (PDA + Ekstrak serai wangi 2%), G (PDA + Ekstrak serai wangi 4%), H (PDA + Ekstrak serai wangi 6%), I (PDA + Ekstrak serai wangi 8%), J (PDA + Karbendazim) dan 3 kali ulangan. Untuk mengetahui perlakuan terbaik dilakukan dengan uji lanjut DMRT taraf 5%. Perlakuan E (PDA + ekstrak daun pepaya 8%) memberikan pengaruh tertinggi pada laju pertumbuhan miselia sebesar 1,98 cm/hari namun tidak berbeda nyata pada perlakuan lainnya secara in vitro.
Copyrights © 2026