Perkembangan teknologi dari era revolusi industri pertama hingga keempattelah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk akuntansi. Akuntansimodern dimulai dengan sistem pembukuan entri ganda yang diperkenalkan oleh LucaPacioli pada abad ke-13. Di era digitalisasi saat ini, akuntansi syariah menjadi semakinrelevan dalam mendukung sistem keuangan syariah yang berkembang di Indonesia.Akuntansi syariah menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam analisis, pelaporan, dan pengukuran kinerja keuangan, serta memastikan transaksi sesuai dengan prinsip-prinsip Islam seperti larangan riba, gharar, dan maysir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi pengaruh digitalisasi padaakuntansi syariah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi,melalui teknologi seperti AI, IoT, dan komputasi awan, telah memudahkan prosespencatatan dan pelaporan keuangan, meningkatkan efisiensi, dan memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah. Sistem informasi akuntansi syariah, e-commerce syariah, crowdfunding syariah, dan mobile banking syariah merupakan beberapa contoh aplikasi teknologi dalam keuangan syariah. Akuntansi syariahberperan penting dalam meningkatkan transparansi, pengelolaan risiko, danpengembangan produk keuangan syariah yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam,serta memberikan kemudahan bagi nasabah dan investor dalam mengakses layanankeuangan yang beretika.
Copyrights © 2024