Perbankan syariah telah menjadi sektor penting dalam sistem keuangan global, beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah yang melarang riba (bunga) dan kegiatan ekonomi yang tidak etis. Namun, mengukur kinerja perbankan syariah secara holistik, yang mencakup tidak hanya aspek keuangan tetapi juga memenuhi tujuan syariah yang lebih luas, menimbulkan tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Pengukuran Kinerja Terintegrasi (Sharia Integrated Performance Measurement - SIPM) untuk perbankan syariah, dengan fokus pada nilai-nilai maqasid al-shariah. Dengan pendekatan deskriptif dan kualitatif, penelitian ini: 1. Melakukan tinjauan literatur mendalam tentang maqasid al-shariah, indikator kinerja keuangan dan non-keuangan, serta model pengukuran kinerja yang ad 2. Mengembangkan model konseptual SIPM berdasarkan prinsip maqasid al- shariah, mengintegrasikan indikator keuangan dan non-keuangan. 3. Mengumpulkan data primer dan sekunder dari berbagai sumber, termasuk laporan tahunan, dokumen kebijakan, dan wawancara dengan pakar industr 4. Menganalisis data secara kualitatif untuk mengidentifikasi indikator kinerja yang relevan dengan maqasid al-sharia 5. Memvalidasi model SIPM melalui diskusi kelompok dan uji coba di bank syariah terp 6. Melaksanakan dan mengevaluasi model SIPM di bank syariah, menghitung skor kinerja keseluruhan menggunakan rumus yang ditetapkan. Temuan menunjukkan bahwa model SIPM berhasil mengintegrasikan indikator keuangan dan non-keuangan yang relevan dengan maqasid al-shariah, memberikan evaluasi yang komprehensif terhadap kinerja perbankan syariah. Implikasi praktis termasuk peningkatan evaluasi kinerja, pengembangan strategis, komunikasi dengan pemangku kepentingan, kepatuhan regulasi, dan kontribusi akademik. Model SIPM berkontribusi pada peningkatan daya saing dan kepercayaan perbankan syariah secara global, serta menjadi landasan untuk penelitian lebih lanjut dalam pengukuran kinerja berbasis syariah.
Copyrights © 2024