Sejak tahun 2018, Madrasah Aliyah (MA) Muwahidun belum pernah mendapatkan prestasi pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) fisika di tingkat kabupaten. Hal ini disebabkan oleh 1) pembimbingan hanya berfokus pada soal-soal terdahulu, 2) sikap berkompetisi, dan 3) kemampuan menyelesaikan siswa masih rendah. Oleh sebab itu, diperlukan pendampingan kepada siswa MA Muwahidun dengan pendekatan Islamic Contextual Teaching and Learning (ICTL) agar sikap berkompetisi dan kemampuan menyelesaikan soal siswa dapat meningkat. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan Participatori Action Research (PAR) dengan tiga tahapan yaitu: tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Studi literatur, observasi, dan wawancara adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam kegiatan ini. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu 1) kisi-kisi KSM fisika berhasil dipetakan berdasarkan ayat-ayat Al Qur’an, 2) sikap berkompetisi dan 3) kemampuan menyelesaikan soal siswa mengalami peningkatan. Keberhasilan kegiatan ini dibuktikan oleh siswa dapat meraih peringkat 1 KSM Fisika tingkat kabupaten. Tim diskusi yang beranggotakan guru mata pelajaran KSM dan dosen tadris IPA IAIN Kudus dibentuk sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini.
Copyrights © 2023