Dalam beberapa tahun terakhir, permasalahan lingkungan telah menarik perhatian dunia termasuk Indonesia. Adanya Pemanasan global (Global Warming) yang disebabkan oleh aktivitas manusia melalui perkembangan ekonomi dan industri di Indonesia. Emisi karbon dioksida yang disebabkan oleh perusahaan menyebabkan perubahan ikilim dan berdampak buruk terhadap lingkungan. Berdasarkan data IPCC (Intergoverment Panel on Climate Change) Sixth Assessment Report nenunjukkan bahwa sektor ketenagalistrikan, transportasi, dan industri menjadi penyumbang utama emisi karbon di Indonesia. Kesadaran konsekuensi ini semakin memperkuat bahwa perusahaan harus memainkan peran dalam menjaga keberlanjutan lingkungan untuk mencapai kesejahteraan bersama. Hal ini sesuai dengan tujuan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yakni Laksmi Dhewanthi bahwa “Untuk mencapai visi Indonesia emas 2045, diperlukan pondasi yang kuat dalam perlindungan lingkungan dan iklim”. Dalam upaya menghadapi tantangan ini, pemerintah telah mengatur Corporate Social Responsibility (CSR) melalui UU No 40 Tahun 2007, memaksa perusahaan untuk bertanggung jawab terhadap dampak positif dan negatif dari operasional mereka. Carbon Offsetting merupakan salah satu langkah dalam pemenuhan Corporate Social Responsibility perusahaan dengan cara mengkompensasi karbon yang dihasilkan dengan proyek kompensasi. ECOset diharapkan mampu menjdai sarana optimalisasi peran akuntan muda melalui implementasi carbon offsetting pada perusahaan sebagai upaya pemenuhan Corporate Social Responsibility (CSR) menuju Indonesia Emas 2045. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan deskripsi kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui implementasi Carbon Offsetting sebagai upaya pemenuhan CSR perusahaan dan penerapan aplikasi ECOset sebagai inovasi akuntan muda dalam pengurangan emisi karbon menuju Indonesia Emas 2045
Copyrights © 2025