Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi kebijakan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai strategi nasional untuk memperkuat pembangunan ekonomi desa di Indonesia. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis isi terhadap dokumen kebijakan, laporan Simkopdes, serta data kelembagaan koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan KDMP ditentukan oleh empat faktor utama dalam model Edwards III, yakni komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Berdasarkan teori tangga partisipasi Arnstein, tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan KDMP masih bersifat simbolik, sehingga keberhasilannya belum sepenuhnya mencerminkan pemberdayaan ekonomi desa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan literasi keuangan, serta penerapan tata kelola
Copyrights © 2025