Kabupaten Banggai memiliki lanskap wisata bahari dan darat yang kuat, namun pertumbuhan kunjungan belum selalu diimbangi tata kelola, pemerataan manfaat, dan pengendalian dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan (1) memotret kesiapan pengembangan pariwisata berkelanjutan Kabupaten Banggai dan (2) merumuskan strategi prioritas yang operasional untuk memperkuat keberlanjutan destinasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur, observasi lapangan pada beberapa titik daya tarik wisata, serta telaah dokumen kebijakan dan data sektoral. Analisis dilakukan melalui pengodean tematik, triangulasi sumber, dan pemetaan isu–aksi berdasarkan pilar pengelolaan, sosial-ekonomi, budaya, dan lingkungan. Hasil menunjukkan tantangan utama berada pada kelembagaan lintas sektor, pengelolaan sampah dan sanitasi, serta belum terukurnya daya dukung. Strategi prioritas diarahkan pada penguatan organisasi pengelola destinasi, pemberdayaan ekonomi lokal berbasis komunitas, dan penerapan praktik “zero waste” bertahap
Copyrights © 2025