Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran work-life balance sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara penggunaan APIK dan kinerja pegawai pada konteks penerapan smart city, serta menilai pengaruh penggunaan APIK terhadap kinerja pegawai di KPP Pratama Kediri, meneliti pengaruh penggunaan APIK terhadap work-life balance pegawai, dan menganalisis pengaruh work-life balance terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner (angket). Untuk analisis data, peneliti memanfaatkan Microsoft Office Excel 2007 untuk melakukan analisis statistik deskriptif, serta Statistical Package for Social Sciences (SPSS) for Windows versi 21.0 untuk melakukan uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan APIK berpengaruh positif terhadap work-life balance, penggunaan APIK berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, work-life balance berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, dan work-life balance berperan sebagai variabel mediasi dalam pengaruh penggunaan APIK terhadap kinerja pegawai.
Copyrights © 2026