Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Vol. 4 No. 2 (2026): Philoxenia: Jurnal Pendidikan Kristiani dan Teologi - Mei 2026 (Still in Progre

Megachurch dan Kualitas Relasi Jemaat dalam Ibadah Raya: Tinjauan Teologis terhadap Praktik Koinonia

Yobel, Christian (Unknown)
Selviawati, Selviawati (Unknown)
Romika, Romika (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

The phenomenon of megachurches in urban contexts demonstrates rapid growth in congregation size and worship quality, yet raises critical questions regarding the depth of interpersonal relationships within large-scale worship services. This study aims to examine whether megachurch worship services foster authentic relational engagement or merely produce broad but superficial participation. The research employs a qualitative approach using a literature-based method with thematic analysis of theological and empirical studies on megachurches, ecclesiology, and koinonia. The analytical framework is grounded in Timothy Keller’s understanding of the church as a relational community. The findings indicate that while large worship services effectively generate mass participation and collective identity, they do not inherently cultivate deep interpersonal relationships. Complex organizational structures and centralized worship patterns tend to limit relational interaction, with meaningful connections more likely to develop within smaller communities outside the main service. This reveals a tension between numerical growth and relational depth. This study contributes a theological evaluation of megachurch practices by proposing an integrative model that connects corporate worship with relational communities as the basis for authentic and sustainable koinonia.   Abstrak Fenomena megachurch di wilayah urban menunjukkan pertumbuhan pesat dalam jumlah jemaat dan kualitas penyelenggaraan ibadah, namun sekaligus memunculkan pertanyaan tentang kedalaman relasi antarjemaat dalam ibadah raya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah ibadah raya dalam megachurch membentuk relasi yang bermakna atau hanya menghasilkan keterlibatan yang luas tanpa kedalaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis tematik terhadap literatur teologi dan penelitian empiris terkait megachurch, eklesiologi, dan konsep koinonia. Kerangka analisis didasarkan pada pemikiran Timothy Keller mengenai gereja sebagai komunitas relasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibadah raya efektif membangun partisipasi massal dan identitas kolektif, tetapi tidak secara inheren menghasilkan relasi yang mendalam. Struktur gereja yang kompleks dan pola ibadah yang terpusat membatasi interaksi personal, sehingga relasi lebih berkembang dalam komunitas kecil di luar ibadah raya. Kondisi ini menunjukkan adanya ketegangan antara pertumbuhan numerik dan kualitas relasi jemaat. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara ibadah raya dan komunitas relasional menjadi kunci dalam membangun koinonia yang otentik dan berkelanjutan, sekaligus menawarkan kerangka evaluatif teologis bagi pengembangan praksis gereja kontemporer.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

philoxenia

Publisher

Subject

Religion Other

Description

Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Kalvari Maluku Utara. Kami memproses serta memublikasikan manuskrip yang berhubungan dengan Teologi dan Pendidikan Kristiani. e-ISSN Philoxenia adalah 2985-5888. Selanjutnya, nomor DOI jurnal Philoxenia ...