Analisis kinerja keuangan bank syariah selama ini umumnya berfokus pada laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi yang ditujukan bagi direct stakeholders, tanpa mempertimbangkan laporan nilai tambah (Value Added Statement) yang sesuai dengan prinsip akuntansi syariah. Prinsip tersebut menekankan aspek maslahat sosial, keadilan, dan pelibatan indirect stakeholders. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan objek penelitian PT Bank BCA Syariah (BCAS). Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan periode 2019–2025 yang diperoleh melalui situs resmi perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis dilakukan melalui perhitungan rasio ROA, ROE, NPM, dan BOPO, yang kemudian diinterpretasikan berdasarkan standar tingkat kesehatan bank menurut regulasi otoritas terkait. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan Bank BCA Syariah (BCAS) menggunakan rasio ROA, ROE, NPM, dan BOPO melalui pendekatan Value Added Statement agar memberikan gambaran kinerja yang lebih komprehensif sesuai prinsip Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama 2019–2023, BCAS mampu mempertahankan rasio ROA pada kategori “Sangat Sehat,” (2,93%-3,69%), mencerminkan efektivitas pengelolaan aset meskipun menghadapi pandemi COVID-19. Rasio ROE yang stabil dari 10,86% menjadi 15,39% (Cukup Sehat hingga Sangat Sehat), didukung peningkatan laba serta injeksi modal dari PT Bank Central Asia Tbk, menandakan pertumbuhan ekuitas dan keberlanjutan kinerja. Rasio NPM konsisten Sangat Sehat (49,66%-62,33%), menunjukkan efisiensi operasional dan inovasi layanan yang menjaga profitabilitas positif. Sementara itu, rasio BOPO mengalami fluktuasi, namun tetap dalam kategori “Sangat Sehat,” (43,20%-62,38%), terutama setelah pemulihan pada 2023 melalui peningkatan investasi, pembiayaan berbasis bagi hasil, dan efisiensi digitalisasi. Penerapan pendekatan Value Added Statement menunjukkan bahwa BCAS tidak hanya unggul secara finansial, tetapi juga selaras dengan prinsip akuntansi syariah yang menekankan efisiensi, keadilan, dan keberlanjutan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.
Copyrights © 2026