Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan forum partisipatif yang mempertemukan masyarakat dengan pemerintah dalam merumuskan prioritas pembangunan daerah agar lebih aspiratif dan sesuai kebutuhan. Namun, di Kabupaten Barito Kuala, pengelolaan usulan Musrenbang masih dilakukan secara manual sehingga sering menimbulkan keterlambatan verifikasi, risiko kesalahan pencatatan, serta keterbatasan transparansi. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini merancang aplikasi pengelolaan usulan Musrenbang berbasis web yang dapat diakses oleh masyarakat, perangkat desa, kecamatan, petugas survei, hingga Bappelitbang sebagai pengambil kebijakan. Sistem dibangun dengan pendekatan model Waterfall melalui empat tahapan, yaitu analisis kebutuhan, desain, implementasi, dan pengujian. Pengujian menggunakan metode blackbox guna memastikan setiap fitur dapat berjalan sesuai dengan fungsinya. Aplikasi yang dihasilkan mampu mengakomodasi proses pengusulan program, verifikasi secara berjenjang, pelaporan berbasis grafik, serta pencatatan hasil survei dan rapat koordinasi secara terintegrasi. Kehadiran sistem ini tidak hanya mempermudah pengguna dalam memantau status usulan, tetapi juga mendukung Bappelitbang dalam perencanaan pembangunan daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, serta terdokumentasi dengan baik, sehingga proses Musrenbang menjadi lebih modern dan akuntabel.
Copyrights © 2026