Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen bimbingan dan konseling (BK) di SMP Madani Makassar berdasarkan aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, ketenagaan, serta sarana dan prasarana pendukung layanan BK. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru BK SMP Madani Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen BK di SMP Madani Makassar belum berjalan secara optimal. Pada aspek perencanaan, guru BK melakukan asesmen kebutuhan peserta didik melalui angket dan pemetaan masalah, namun belum ditindaklanjuti dengan penyusunan dokumen program. Pada tahap pelaksanaan, layanan BK masih didominasi oleh layanan responsif, sedangkan layanan dasar belum terlaksana secara maksimal karena tidak adanya jadwal rutin dan alokasi jam masuk kelas. Layanan perencanaan individual dan peminatan juga belum dilaksanakan. Meskipun demikian, aspek evaluasi dan tindak lanjut telah dilakukan melalui evaluasi proses, evaluasi hasil, serta penyusunan laporan tindak lanjut layanan. Dari aspek ketenagaan, rasio guru BK dan jumlah peserta didik telah sesuai dengan ketentuan, namun kolaborasi antar personel sekolah dalam pelaksanaan layanan BK masih belum optimal. Selain itu, keterbatasan sarana dan prasarana, seperti belum tersedianya ruang konseling individu, ruang kelompok, serta instrumen pendukung layanan BK, turut menjadi kendala dalam pelaksanaan layanan secara maksimal. Secara keseluruhan, pelaksanaan bimbingan dan konseling di SMP Madani Makassar telah terlaksana dengan cukup baik, namun masih perlu dilakukan perbaikan dalam hal penyusunan program tahunan sampai harian, pengoptimalan layanan perencanaan dan peminatan individu serta komponen layanan lainnya guna memaksimalkan peran bimbingan dan konseling sebagai bagian dari pendidikan dalam rangka mengoptimalkan perkembangan peserta didik.
Copyrights © 2026