Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gap Analysis Asset Liability Management (ALMA) terhadap kinerja keuangan Bank Muamalat Indonesia (BMI) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Latar belakang penelitian didasari oleh tren kinerja BMI yang mengkhawatirkan dengan Return on Assets (ROA) kerap berada di bawah 0,5% jauh di bawah rata-rata industri perbankan syariah nasional, sementara Bank Syariah Indonesia (BSI) menunjukkan peningkatan profitabilitas signifikan. Metode SLR diterapkan pada tujuh studi empiris yang membahas ALMA, gap analysis, likuiditas, dan profitabilitas bank syariah periode 2015-2025. Hasil review menunjukkan bahwa gap management berpengaruh positif terhadap profitabilitas bank syariah, namun implementasi gap analysis pada BMI masih lemah dan belum optimal. Ketidaksesuaian struktural antara aset pembiayaan jangka panjang dengan liabilitas deposito jangka pendek menjadi faktor utama dugaan rendahnya ROA BMI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan gap analysis ALMA yang buruk berkontribusi signifikan terhadap rendahnya profitabilitas Bank Muamalat. Rekomendasi diberikan kepada manajemen BMI untuk melakukan reformasi strategis pada struktur pendanaan dan portofolio aset, serta kepada OJK untuk memperketat pengawasan penerapan gap analysis pada bank syariah.
Copyrights © 2026