Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Financing to Deposit Ratio (FDR) dalam manajemen aset dan liabilitas pada perbankan syariah. FDR selama ini lebih banyak dipandang sebagai indikator likuiditas semata, padahal perannya jauh lebih fundamental dalam menyelaraskan keputusan alokasi aset pembiayaan dengan struktur liabilitas dana pihak ketiga. Melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 10 artikel jurnal ilmiah terakreditasi periode 2018-2026, penelitian ini mengidentifikasi bahwa FDR berfungsi sebagai alat pengendali utama dalam menjaga keseimbangan antara pembiayaan dan simpanan, mengelola ketidakcocokan jatuh tempo (maturity mismatch), serta memitigasi risiko likuiditas. Hasil sintesis menunjukkan bahwa FDR yang optimal pada kisaran 75%-85% berpengaruh positif terhadap profitabilitas (ROA), namun efektivitasnya sangat tergantung pada rendahnya tingkat pembiayaan bermasalah (NPF) dan efisiensi operasional (BOPO). Penelitian ini menyimpulkan bahwa FDR bukan sekadar rasio kepatuhan regulator, melainkan instrumen strategis yang harus diintegrasikan dalam kerangka ALM untuk meningkatkan kinerja keuangan bank syariah secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026