Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Instagram Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang (@palembang.dlh) dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan lingkungan dengan menggunakan model kesuksesan sistem informasi DeLone & McLean. Pemanfaatan media sosial oleh instansi pemerintah menjadi strategi penting dalam mendukung komunikasi publik yang interaktif dan partisipatif di era digital. Namun, efektivitas penggunaannya masih perlu dikaji berdasarkan data dan pengalaman pengguna, khususnya dalam mendorong partisipasi masyarakat secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner skala Likert kepada pengikut Instagram @palembang.dlh. Variabel yang dianalisis meliputi kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan yang memengaruhi kepuasan pengguna serta partisipasi masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS. Penelitian ini penting dilakukan karena adanya kesenjangan antara intensitas penggunaan Instagram sebagai media komunikasi pemerintah dengan tingkat partisipasi masyarakat yang masih belum optimal. Kesenjangan ini ditunjukkan oleh keterbatasan kualitas informasi, rendahnya respons interaksi, serta belum optimalnya fungsi akun sebagai sarana pengaduan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem dan kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna, sedangkan kualitas informasi tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, kepuasan pengguna terbukti berpengaruh signifikan terhadap partisipasi masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sistem dan layanan menjadi faktor utama dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat, sekaligus sebagai dasar pengembangan strategi komunikasi digital pemerintah yang lebih efektif.
Copyrights © 2026