Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling sering dialami dan menjadi penyebab utama disabilitas pada populasi dewasa dan lanjut usia di seluruh dunia. Pada lansia, LBP berkaitan dengan proses degeneratif tulang belakang, penurunan kekuatan dan daya tahan otot, serta gangguan kontrol postural yang berdampak pada keterbatasan fungsi dan penurunan kualitas hidup. Salah satu upaya promotif dan preventif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui edukasi fisioterapi berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia mengenai pengertian, penyebab, faktor risiko, pencegahan, dan penanganan low back pain melalui edukasi dan pelatihan self-monitoring fisioterapi di Posyandu Lansia Colomadu RT 003 RW 005. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, praktik langsung latihan dan stretching, diskusi, serta tanya jawab dengan menggunakan media leaflet. Pengenalan latihan McKenzie exercise dilakukan dengan metode drill and practice, yaitu mempraktikkan gerakan secara berulang dan bertahap sesuai kemampuan lansia. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk menilai tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan pada seluruh indikator pertanyaan setelah dilakukan edukasi fisioterapi. Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi fisioterapi berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia terkait low back pain. Dengan meningkatnya pemahaman tersebut, lansia diharapkan mampu melakukan pencegahan, pengelolaan nyeri secara mandiri, serta mempertahankan fungsi dan kualitas hidup yang lebih baik.
Copyrights © 2026