Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan muskuloskeletal yang sering dialami oleh pengguna komputer akibat aktivitas pergelangan tangan yang berulang dan posisi kerja yang tidak ergonomis. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri, kesemutan, kelemahan otot, serta penurunan kemampuan fungsional tangan yang berdampak pada aktivitas sehari-hari dan produktivitas kerja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanganan Carpal Tunnel Syndrome pada pengguna komputer di Puskesmas Kalijambe. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan dengan media poster, leaflet, dan ceramah, disertai pemeriksaan fisioterapi serta pemberian intervensi bagi peserta yang mengalami gejala CTS. Kegiatan dilaksanakan pada 20 peserta dengan tahapan pre-test dan post-test untuk menilai tingkat pengetahuan, pemeriksaan CTS menggunakan Phalen's test, Tinel sign, dan uji kekuatan otot, serta pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi, sebanyak 85% peserta tidak mengetahui informasi mengenai CTS, sedangkan setelah penyuluhan seluruh peserta (100%) mengalami peningkatan pengetahuan. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 8 orang (40%) mengalami gejala CTS. Setelah diberikan intervensi fisioterapi berupa infrared, ultrasound, dan terapi latihan, terjadi penurunan intensitas nyeri pada sebagian peserta. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan intervensi fisioterapi berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, pencegahan, serta penanganan awal Carpal Tunnel Syndrome pada pengguna komputer.
Copyrights © 2026