Perkembangan penggunaan media sosial di kalangan pelajar membawa berbagai manfaat sekaligus risiko, khususnya terkait ancaman keamanan siber seperti phishing, cyberbullying, dan penyalahgunaan data pribadi. Kurangnya pemahaman pelajar mengenai keamanan digital menjadikan mereka rentan terhadap berbagai bentuk kejahatan siber. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelajar dalam menghadapi ancaman di media sosial melalui edukasi keamanan siber. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain pre-experimental (one group pre-test dan post-test), yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan (ceramah, demonstrasi, simulasi, dan diskusi), serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator penilaian, dengan rata-rata peningkatan sebesar 44,2%, terutama pada kemampuan membuat password yang kuat dan mengatur privasi akun. Selain itu, terjadi perubahan perilaku pelajar menjadi lebih waspada dalam menjaga data pribadi dan mengenali potensi ancaman digital. Dengan demikian, edukasi keamanan siber terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital pelajar dan perlu diimplementasikan secara berkelanjutan dalam lingkungan pendidikan.
Copyrights © 2025