Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan penggunaan Microsoft Office serta menganalisis dampaknya terhadap produktivitas aparatur desa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kompetensi aparatur desa dalam memanfaatkan teknologi perkantoran untuk mendukung kegiatan administrasi dan pelayanan publik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental melalui model pretest dan posttest. Subjek penelitian adalah aparatur desa yang terlibat dalam kegiatan administrasi. Teknik pengumpulan data meliputi tes, kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan pada keterampilan aparatur desa setelah mengikuti pelatihan, dengan rata-rata nilai meningkat dari 52,3 pada pretest menjadi 80,0 pada posttest. Nilai N-Gain sebesar 0,65 menunjukkan bahwa pelatihan berada pada kategori efektivitas sedang hingga tinggi. Selain itu, hasil observasi menunjukkan peningkatan produktivitas kerja, seperti peningkatan kecepatan, ketepatan, dan kemandirian dalam menyelesaikan tugas. Respon peserta terhadap pelatihan juga sangat positif, yang ditunjukkan dengan tingkat kepuasan yang tinggi. Kesimpulannya, pelatihan Microsoft Office terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan dan produktivitas aparatur desa. Penelitian ini merekomendasikan agar pelatihan serupa dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.
Copyrights © 2026