Identifikasi air tanah telah dilakukan di daerah Agrotecno park Cangar dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas. Akuisisi data dilakukan menggunakan konfigurasi mapping dipole- dipole sebanyak 11 line yang terbagi menjadi 2 wilayah. Inversi dilakukan terhadap data hasil akuisisi menggunakan software Res2dinv. Inversi data menghasilkan distribusi nilai resistivitas terhadap kedalaman penetrasi secara lateral struktur bawah permukaan yang disajikan dalam bentuk 2D dan 3D. Berdasarkan hasil inversi data diketahui bahwa lapisan bawah permukaan daerah penelitian memiliki resistivitas bernilai tinggi. Wilayah 1 (line AL01-AL05) memiliki resistivitas rendah yaitu antara 100-500 Ohm.m. berada pada kedalaman 5 meter di bawah permukaan tanah. Lapisan tersebut diduga sebagai lapisan yang mengandung air sehingga dapat diketahui bahwa wilayah 1 memiliki potensi air tanah yang rendah. Sedangkan pada wilayah 2 (AL06-AL11) lapisan bawah pemukaan didominasi oleh lapisan yang memiliki resistivitas tinggi yaitu >1000 Ohm.m. nilai tersebut menunjukan bahwa wilayah ini tidak memiliki potensi air tanah.
Copyrights © 2018