Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren dan arah baru dalam penelitian pendidikan matematika yang dilakukan oleh peneliti Indonesia berdasarkan analisis bibliometrik terhadap publikasi yang terindeks di Scopus selama periode 1988 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi, terutama setelah tahun 2010, dengan fokus utama pada topik matematika realistik (PMRI), etnomatematika, self-regulated learning, dan pembelajaran daring. Topik-topik tersebut mencerminkan respons terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan pembelajaran abad ke-21, serta upaya untuk mengintegrasikan pendekatan kontekstual dan budaya lokal dalam pembelajaran matematika. Kolaborasi internasional juga meningkat, dengan Belanda dan Malaysia menjadi mitra utama dalam penelitian pendidikan matematika di Indonesia. Implikasi teoretis dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis konteks dan interdisipliner, sementara secara praktis, hasil ini menekankan perlunya pelatihan guru serta peningkatan infrastruktur teknologi untuk mendukung pembelajaran matematika yang lebih inklusif dan merata. Keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan data yang terbatas pada database Scopus, sehingga penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas basis data dengan mencakup publikasi lokal dan memperkuat kolaborasi dengan negara-negara lain. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan komprehensif tentang perkembangan penelitian pendidikan matematika di Indonesia serta potensi untuk pengembangan lebih lanjut dalam konteks global.
Copyrights © 2024