Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Unilever Indonesia Tbk selama periode 2021 hingga 2023 dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan berupa laporan keuangan tahunan yang telah diaudit, dengan fokus pada empat jenis rasio keuangan: rasio likuiditas (Current Ratio), rasio solvabilitas (Debt to Equity Ratio), rasio aktivitas (Total Asset Turnover), dan rasio profitabilitas (Return on Assets). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio perusahaan rata-rata sebesar 0,59, berada di bawah standar ideal 1,0, sehingga mencerminkan kemampuan terbatas dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan angka rata-rata sebesar 364,12%, menandakan ketergantungan perusahaan yang sangat tinggi terhadap utang. Namun demikian, Total Asset Turnover (TATO) perusahaan menunjukkan efisiensi tinggi dengan rata-rata 2,21 kali, yang berarti setiap Rp 1 aset menghasilkan lebih dari Rp 2 pendapatan. Sementara itu, Return on Assets (ROA) menunjukkan profitabilitas yang sangat baik, dengan rata-rata 29,43%, yang jauh melampaui standar industri. Secara keseluruhan, meskipun terdapat kelemahan dalam aspek likuiditas dan struktur modal, PT Unilever Indonesia Tbk tetap menunjukkan kinerja operasional dan profitabilitas yang kuat selama periode penelitian.
Copyrights © 2025