Dalam mendirikan suatu perusahaan tentunya mempunyai tujuan untuk mendapatkan keuntungan, tetapi juga akan mengalami penurunan kondisi keuangan. Sehingga banyak berbagai perusahaan yang mengalami kebangkrutan dikarenakan perusahaan tersebut kurang efektif dan efisien dalam mengelola laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Current Ratio (CR) dan Debt to Equity (DER) terhadap Return on Assets (ROA). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan data sekunder dan jenis perumusan masalah asosiatif yang memiliki hubungan sebab akibat. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2021-2023. Berdasarkan kriteria yang ada, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, sampel yang diperoleh 10 perusahaan dengan total sampel 30 data. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, analisis korelasi, regresi linier berganda, uji koefisien determinasi, serta uji parsial (t-test) dan simultan (f-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Curent Ratio (CR) tidak memiliki pengaruh terhadap Return on Asset (ROA) dan Debt to Equity Ratio (DER) tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap return on asset (ROA). Secara simultan Curent Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER) tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Return on Asset (ROA).
Copyrights © 2025