Perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak signifikan terhadap praktik akuntansi dan penyediaan informasi keuangan, terutama pada perusahaan dagang yang memiliki tingkat transaksi harian cukup tinggi. Transformasi dari sistem manual ke sistem digital menimbulkan perbedaan mencolok dalam efektivitas proses pencatatan, pengolahan, dan pelaporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif perbedaan efektivitas antara Sistem Informasi Akuntansi (SIA) manual dan digital pada perusahaan dagang dengan mempertimbangkan indikator kecepatan pemrosesan transaksi, akurasi data, efisiensi biaya, pengendalian internal, dan kemampuan sistem dalam mendukung pengambilan keputusan manajerial. Metode penulisan menggunakan pendekatan studi literatur dan analisis komparatif terhadap data serta temuan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIA manual, meskipun masih digunakan oleh sebagian perusahaan kecil, memiliki berbagai kelemahan seperti tingginya risiko kesalahan pencatatan, keterlambatan penyusunan laporan, dan lemahnya pengendalian internal. Sementara itu, SIA digital mampu memberikan keuntungan berupa otomatisasi proses, peningkatan akurasi data, efisiensi waktu, kemudahan integrasi antarbagian, dan penguatan audit trail. Perbedaan efektivitas kedua sistem mengindikasikan bahwa perusahaan dagang perlu melakukan evaluasi mendalam terhadap sistem yang digunakan dan mempertimbangkan digitalisasi sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing dalam era bisnis modern.
Copyrights © 2025