Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SD Negeri 15 Gelumbang sebagai upaya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah dasar. Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan bahwa mayoritas siswa belum memiliki pemahaman yang baik tentang bullying, bahkan sebagian besar menganggap perilaku mengejek, mendorong, atau mengucilkan teman sebagai hal yang wajar. Kondisi ini menunjukkan perlunya program edukasi yang terstruktur mengenai bahaya perundungan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk: (1) meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pengertian, bentuk, dan dampak bullying; (2) menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman; serta (3) memotivasi siswa untuk berperan sebagai agen perubahan dalam mencegah praktik bullying. Metode yang digunakan adalah ABCD (Asset-Based Community Development) yang menekankan pada potensi dan aset yang ada di sekolah, dengan kegiatan berupa penyampaian materi menggunakan PowerPoint, pemutaran video edukatif, sesi tanya jawab interaktif, serta pemberian cinderamata bertema anti-bullying. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa, komitmen untuk tidak melakukan bullying, serta dukungan pihak sekolah dalam melanjutkan program ini secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi positif dalam membangun budaya sekolah yang aman, inklusif, dan bebas perundungan
Copyrights © 2025