Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) merupakan komponen penting dalam pendidikan kejuruan untuk meningkatkan kesiapan kerja peserta didik melalui pengalaman langsung di dunia industri. Namun, proses pemilihan lokasi PRAKERIN sering kali masih dilakukan secara subjektif dan belum mempertimbangkan berbagai kriteria secara terstruktur, sehingga berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam pemilihan lokasi PRAKERIN menggunakan metode Multi-Attributive Border Approximation Area Comparison (MABAC). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan delapan alternatif lokasi PRAKERIN dan lima kriteria penilaian, yaitu fasilitas, klasifikasi hotel, lingkungan kerja, kesesuaian program, dan jarak. Metode MABAC diterapkan melalui tahapan pembentukan matriks keputusan, normalisasi, pembobotan kriteria, penentuan area perbatasan, perhitungan jarak alternatif, dan perangkingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hotel Marbela memperoleh nilai preferensi tertinggi dan direkomendasikan sebagai lokasi PRAKERIN terbaik. Temuan ini membuktikan bahwa metode MABAC mampu menghasilkan keputusan yang objektif, terukur, dan transparan, serta efektif digunakan sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam pemilihan lokasi PRAKERIN.
Copyrights © 2026