Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasi konsep arsitektur modern dalam perancangan halte di Kampus 4 Universitas Negeri Gorontalo sebagai simbol konektivitas dan estetika urban. Metodologi yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif melalui observasi langsung, studi literatur serta pengumpulan data primer dan sekunder. Data lapangan diperoleh melalui survei, dokumentasi visual dan pengukuran tapak guna mengidentifikasi kondisi eksisting di sekitar gerbang utama kampus. Analisis SWOT diterapkan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang berpengaruh terhadap perancangan halte. Hasil analisis dan pembahasan mengungkap bahwa lokasi strategis di gerbang utama memberikan potensi besar untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas seluruh civitas akademika, meskipun terdapat tantangan infrastruktur pendukung yang masih perlu dikembangkan. Visualisasi desain tiga dimensi yang dihasilkan menampilkan integrasi prinsip arsitektur modern seperti fungsionalitas, kesederhanaan bentuk, kejujuran material dan konektivitas—yang secara efektif menyinergikan dinamika ruang kampus dengan lingkungan urban sekitarnya. Berdasarkan temuan tersebut rekomendasi desain mencakup pengembangan halte yang tidak hanya memenuhi aspek fungsional tetapi juga berfungsi sebagai landmark strategis yang meningkatkan interaksi sosial dan identitas visual Kampus 4 UNG selaras dengan semangat inovasi dan modernitas institusi.
Copyrights © 2025