AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
Vol 8, No 2 (2015)

Karakteristik mutu ikan selama penanganan pada kapal KM. Cakalang

Sitkun Deni (Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2015

Abstract

Ikan merupakan komuditas yang muda dan cepat membusuk, sehingga ikan memerlukan penanganan yang cepat dan cermat, dalam upaya mempertahankan mutunya sejak ikan di angkat dari air. Penanganan ikan harus di lakukan secepat mungkin untuk menghindari kemunduran mutu ikan sehingga di butuhkan bahan dan media pendinginan yang sangat cepat dalam menurunkan suhu ikan pada pusat thermal ikan.  Penelitian dilaksanakan untuk mempelajari karakteristik perubahan rnutu ikan selama proses penanganan oleh nelayan pada kapal pole and line dan mengetahui sejauh mana upaya penanganan dilaksanakan dengan cara mengikuti kegiatan penangkapan serta pengujian organoleptik terhadap sampel dengan menggunakan uji organoleptik dan uji kruskal-Walis. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum penanganan yang dilakukan oleh nelayan sudah cukup baik walaupun belum sepenuhnya mengikuti standar penanganan yang dikeluarkan Direktorat Mutu dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sifat fisik dari ikan yang tertangkap dengan alat tangkap pole and line sangat mudah rusak. Namun ikan hasil tangkapan sampai tiba di TPI tergolong dalam kategori ikan segar karena masih dalam standar ikan segar menurut SNI 01-2729-1992. Sanitasi dan higiene kurang diperhatikan dalam penanganan oleh nelayan baik sanitasi tempat penanganan maupun peralatan. Sedangkan higiene para nelayan masih kurang baik, terutama sifat-sifat buruk nelayan selama proses penanganan berlangsung dimana sambil bercanda, merokok, meludah dan bersin sembarangan.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

AGRIKAN

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna ...