Abstrak – Kemampuan pemecahan masalah sangat penting karena dapat membantu siswa menerapkan solusi yang tersedia untuk menyelesaikan masalah dalam pembelajaran maupun yang nyata di kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa SMA di kota Semarang pada indikator memahami masalah. Penelitian ini menggunakan survey deskriptif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Proportionate stratified random sampling. Metode yang digunakan yaitu angket terbuka, observasi, dan tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan memahami masalah siswa SMA di Kota Semarang tertinggi diperoleh SMA C sebesar 76,74 sementara yang terendah diperoleh SMA E sebesar 31,75. Nilai rata-rata keseluruhan dari semua sekolah yang dijadikan sampel sebesar 61 termasuk kategori tinggi, namun belum semua sekolah yang dijadikan sampel memiliki kemampuan pemecahan masalah pada indikator memahami masalah yang tinggi.
Copyrights © 2024