Pengembang properti skala menengah di Indonesia banyak yang masih mengandalkan pencatatan manual berbasis buku besar untuk transaksi penjualan kavling tanah dan pelacakan angsuran multi-tahun, kondisi yang membuat data rentan hilang dan menyulitkan deteksi tunggakan. Penelitian ini merancang dan membangun prototipe Sistem Informasi Penjualan Kavling Tanah pada CV. Ariesta Prima Palembang menggunakan metode Waterfall lima fase, dengan implementasi berbasis web (PHP, MySQL, Bootstrap); pengumpulan data dilakukan melalui observasi alur transaksi, wawancara lima narasumber, dan telaah dokumen kontrak empat proyek. Rancangan basis data ditingkatkan dari struktur dua tabel pada sistem manual menjadi lima tabel ternormalisasi (proyek, kavling, pelanggan, kontrak, angsuran) yang mengakomodasi dimensi multi-proyek dan jadwal angsuran terotomasi. Pengujian Black-Box pada 26 skenario menunjukkan kesesuaian fungsional 100%; User Acceptance Testing terhadap 11 responden lintas peran menghasilkan rerata Likert 4,3 dari skala 5 dengan tingkat penerimaan 87%, di mana Bagian Keuangan memberi skor tertinggi karena berkurangnya beban rekonsiliasi manual. Kontribusi penelitian meliputi pemetaan kebutuhan SI penjualan properti skala menengah yang minim diangkat literatur ritel Indonesia dan rancangan basis data yang dapat dijadikan rujukan pengembang serupa.
Copyrights © 2025