Fenomena yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa sebagian remaja lebih banyak menghabiskan waktu pada aktivitas hiburan dan penggunaan media digital sehingga keterlibatan mereka dalam kegitan ibadah cenderung menurun. Oleh karena itu, kegiatan kultum Ramadhan dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan motivasi beribadah remaja di Desa Kedungrejo, Waru, Sidoarjo dengan menumbuhkan kembali semangat beribadah melalui penyampaian pesan-pesan keagamaan yang singkat dan mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang memanfaatkan potensi dan partisipasi remaja sebagai aset utama dalam pelaksanaan program. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan program, penyusunan materi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan partisipasi remaja dalam melaksanakan shalat berjamaah, sehingga program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi beribadah remaja. Selain itu, kegiatan kultum yang dilaksanakan secara rutin selama bulan Ramadhan juga memberikan ruang bagi remaja untuk lebih aktif mengikuti aktivitas keagamaan. Keterlibatan tersebut secara tidak langsung mendorong tumbuhnya kesadaran dalam diri remaja untuk lebih menjaga dan meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2026