Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pariwisata di Cagar Alam Mutis dan Kerajaan Boti terhadap pembangunan ekonomi lokal di NTT. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam terhadap 10 informan kunci, penelitian ini menggambarkan bagaimana kehadiran wisatawan, terutama wisatawan internasional, meningkatkan pendapatan UMKM, memperluas usaha berbasis kuliner, tenun ikat, pemandu wisata, dan homestay. Dana desa yang dialokasikan untuk fasilitas wisata seperti gazebo, toilet umum, dan pusat informasi turut memperkuat daya tarik kawasan dan kenyamanan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata pedesaan berbasis ekowisata dan kearifan lokal menciptakan ekonomi pengalaman yang berkelanjutan, sekaligus mendukung SDGs, khususnya peningkatan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi di kawasan terpencil
Copyrights © 2026