Fenomena berkembangnya ekonomi gig (gig economy) di Indonesia mendorong lahirnya strategi ekonomi alternatif di kalangan mahasiswa, khususnya melalui pemanfaatan affiliate marketing berbasis platform digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi digital mahasiswa Mojokerto dalam mengakselerasi ekonomi inklusif melalui affiliate marketing sebagai bagian dari kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), dan Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap 10 informan yang merupakan perwakilan dari 10 perguruan tinggi swasta di Kabupaten dan Kota Mojokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa affiliate marketing terbukti mampu meningkatkan pendapatan mahasiswa rata-rata sebesar Rp 1.790.000 per bulan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap ekosistem UMKM lokal dan pertumbuhan ekonomi desa. Ditemukan pula bahwa praktik ini berkontribusi dalam menarik perhatian wisatawan internasional melalui konten promosi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gig economy berbasis digital berpotensi menjadi instrumen strategis pencapaian SDGs di wilayah semi-urban Indonesia
Copyrights © 2026