Penelitian ini membahas perilaku konsumtif mahasiswa Muslim terhadap produk halal dalam konteks perkembangan industri halal dan budaya konsumsi digital yang semakin masif. Mahasiswa sebagai kelompok konsumen muda memiliki karakteristik unik karena keputusan konsumsi mereka tidak hanya didorong oleh kebutuhan fungsional, tetapi juga faktor religiusitas, identitas diri, tren gaya hidup, serta pengaruh media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam kepada sepuluh mahasiswa Muslim dari berbagai fakultas, dan dokumentasi berupa foto produk, label halal, serta konten digital yang relevan. Analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumtif mahasiswa Muslim mencakup kecenderungan membeli produk halal berdasarkan tren media sosial, peningkatan konsumsi makanan halal siap saji, penggunaan kosmetik halal untuk menunjang citra diri, serta pembelian berulang produk tertentu karena pengaruh teman sebaya. Faktor religiusitas, kepercayaan terhadap label halal, pengaruh influencer, dan kemudahan akses pembelian menjadi determinan utama dalam keputusan konsumsi. Selain itu, produk halal memiliki makna simbolis dalam pembentukan identitas mahasiswa Muslim modern yang ingin tampil religius, sehat, dan mengikuti tren. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian perilaku konsumen Muslim serta literasi halal di lingkungan pendidikan tinggi.
Copyrights © 2025