Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perubahan iklim, dan dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh banjir besar di Indonesia pada tahun 2025. Menggunakan metode studi literatur berbasis berita dari media nasional, laporan resmi BNPB dan BMKG, serta analisis artikel terkait perubahan iklim, penelitian ini mengidentifikasi pola peningkatan intensitas cuaca ekstrem yang memicu banjir di berbagai wilayah, termasuk Sumatra dan Jabodetabek. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan iklim berperan signifikan dalam meningkatkan frekuensi curah hujan tinggi dan memperburuk kerentanan wilayah yang memiliki infrastruktur drainase terbatas. Banjir yang terjadi menyebabkan kerusakan besar pada permukiman, lahan pertanian, fasilitas publik, dan infrastruktur transportasi, dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp68 triliun di Sumatra dan Rp1,7 triliun di Jabodetabek. Dampak ekonomi tersebut meluas pada sektor usaha, khususnya UMKM, petani, dan pekerja harian yang menjadi kelompok paling rentan secara sosial. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan mitigasi bencana, pembangunan infrastruktur adaptif, dan kebijakan perlindungan ekonomi bagi kelompok rentan sebagai upaya menghadapi risiko perubahan iklim di masa mendatang.
Copyrights © 2025