Penelitian ini menyajikan perancangan dan perakitan rangkaian Arduino yang disolder untuk meningkatkan alat bantu mekanis dalam produksi batik tradisional. Tujuannya adalah menyediakan solusi teknologi sederhana dan hemat biaya yang mendukung fungsi mekanis dasar tanpa mengotomatisasi proses artistik. Mikrokontroler Arduino Uno dipilih karena kemudahan akses dan antarmuka pemrograman yang ramah pengguna. Rangkaian dirakit secara manual pada papan lubang menggunakan komponen dasar seperti resistor dan saklar. Rangkaian ini dikonfigurasikan untuk menjalankan operasi input/output dasar, termasuk pemicu sinyal dan kontrol waktu untuk pergerakan mekanis tambahan. Prototipe ini tidak mencakup sensor suhu atau fitur otomatisasi, sehingga pengrajin tetap dapat mengontrol sepenuhnya proses membatik inti. Kontribusi utama dari penelitian ini terletak pada dorongan integrasi digital melalui sistem tertanam minimal yang tetap menghormati dan melestarikan kerajinan budaya. Pendekatan ini membuka peluang pengembangan lebih lanjut di industri tradisional melalui penerapan teknologi bantu yang meningkatkan kenyamanan, konsistensi, dan produktivitas. Dengan berfokus pada fungsi yang tidak mengganggu, desain ini mendorong penerimaan di kalangan komunitas pengrajin. Penelitian ini menjadi langkah awal dalam integrasi sistem berbasis mikrokontroler di lingkungan manufaktur tradisional tanpa mengorbankan keaslian.
Copyrights © 2025