Energi listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting pada setiap sektor seperti pendidikan, industri, rumah sakit, dll. Oleh sebab itu penyaluran energi listrik diharapkan memiliki kontinyuitas dan kehandalan yang tinggi, namun dalam praktiknya hal tersebut sulit tercapai disebabkan karena berbagai macam gangguan salah satunya gangguan tegangan lebih impuls petir. Arester adalah peralatan yang saat ini banyak digunakan secara luas untuk mengurangi dan mencegah gangguan tegangan lebih. Pada penelitian ini dua tipe arester dibandingkan serta memodelkan peralatan yang ada pada gardu induk dengan menggunakan simulasi ATPDraw. Hasil simulasi menunjukkan bahwa arester tipe Q150NA121A mempunyai kinerja yang sangat baik dengan nilai tegangan lebih sebesar 454 kV. Sedangkan untuk arester tipe Q150NB121A nilai tegangan lebih masih cukup tinggi yaitu sebesar 579 kV.
Copyrights © 2026