Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja serta menentukan kebutuhan tenaga radiografer berdasarkan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di Instalasi Radiologi RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang meliputi jumlah pasien, jenis pemeriksaan, serta aktivitas kerja radiografer. Analisis dilakukan menggunakan metode WISN dengan menghitung waktu kerja tersedia, komponen beban kerja, dan faktor kelonggaran untuk menentukan kebutuhan tenaga secara objektif. Berdasarkan perhitungan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN), diperoleh rasio sebesar 0,64 yang menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara jumlah tenaga radiografer dengan beban kerja, di mana kebutuhan tenaga sebanyak 11 orang belum terpenuhi karena tenaga yang tersedia saat ini hanya 7 orang. Nilai ini berasal dari perbandingan antara tenaga yang tersedia dengan kebutuhan berdasarkan beban kerja aktual, sehingga rasio kurang dari 1 mengindikasikan kekurangan tenaga (understaffing).. Terdapat ketidakseimbangan antara beban kerja dan jumlah tenaga radiografer. Metode WISN memberikan gambaran objektif mengenai kebutuhan tenaga dan menunjukkan perlunya penyesuaian jumlah tenaga. Upaya yang dapat dilakukan antara lain penambahan tenaga radiografer, optimalisasi pembagian tugas, serta peningkatan efisiensi alur kerja guna meningkatkan mutu pelayanan radiologi.
Copyrights © 2026