Evaluasi kualitas air dan sedimen Sungai Girian di Kota Bitung penting dilakukan karena tekanan antropogenik dari industrialisasi, permukiman, dan aktivitas pelabuhan berpotensi menurunkan kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan memetakan distribusi logam berat Hg, Pb, Cd, Cu, dan Ni serta menilai status mutu air dengan Indeks Pencemaran dan kondisi sedimen dengan metode STORET. Studi observasional dilakukan pada tiga stasiun air, yaitu hulu, tengah, dan muara, serta satu stasiun sedimen di muara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh logam terlarut pada kolom air masih berada di bawah baku mutu Kelas II. Walaupun terdeteksi peningkatan sesaat beban organik pada beberapa lokasi, nilai Indeks Pencemaran tetap berada pada kategori memenuhi baku mutu, dengan rerata 0,833 di 1GB, 0,739 di 2PK, dan 0,800 di 3MA. Sebaliknya, sedimen muara menunjukkan lonjakan Hg pada satu periode, meskipun skor STORET secara umum masih menunjukkan kondisi baik hingga sangat baik. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan air dan sedimen secara terpadu untuk mendukung pengelolaan Sungai Girian yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026