Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menjelaskan dan menganalisis sistem administrasi dan komunikasi layanan perpustakaan sekolah serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang dipergunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem administrasi perpustakaan sekolah secara umum sudah berjalan cukup baik. Akan tetapi masih ditemukan masalah seperti pelaksanaan administrasi masih lebih banyak menggunakan cara manual, keterbatasan penggunaan teknologi, belum optimalnya sistem digitalisasi, dan minimnya jumlah tenaga pustakawan. Dari aspek komunikasi, terdapat kendala kemampuan pustakawan dalam komunikasi karena faktor keterbatasan cara berbicara sehingga kurang efektifnya pola komunikasi antara pustakawan dengan pemustaka. Permasalahan tersebut berdampak pada rendahnya tingkat minat baca dan pemanfaatan perpustakaan oleh siswa. Untuk itu perlu adanya upaya peningkatan melalui pengadaan dan pengembangan sistem administrasi berbasis teknologi canggih, peningkatan kemampuan dan ketrampilan komunikasi dari pustakawan, serta pemanfaatan media informasi yang lebih menarik dan inovatif.
Copyrights © 2026