Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global dengan angka kejadian yang terus meningkat setiap tahunnya. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg yang berlangsung secara menetap. Hipertensi disebut sebagai silent killer karena sering kali tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung koroner, gagal ginjal, dan gangguan penglihatan. Hipertensi disebabkan oleh beberapa faktor, seperti sering mengkonsumsi makanan asin, obesitas, kolesterol tinggi, konsumsi alkohol berlebihan, serta riwayat keluarga. Penyakit ini tidak menular dan terkait dengan gaya hidup tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pemberdayaan keluarga berbasis Health Belief Model Terhadap Perilaku Pencegahan Komplikasi Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Mungkajang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peran dan dukungan keluarga terhadap perilaku pencegahan komplikasi hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mungkajang Kota Palopo Tahun 2025 (p=0.001). Upaya pemberdayaan keluarga melalui pendekatan Health Belief Model (HBM) untuk meningkatkan kesadaran, motivasi, dan kepatuhan dalam menjalankan gaya hidup sehat. Keterlibatan aktif keluarga diharapkan mampu menjadi pendorong utama dalam mencegah komplikasi hipertensi serta meningkatkan kualitas hidup pasien.
Copyrights © 2026