Diabetes Melitus (DM) tipe II merupakan salah satu masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat dari tahun ke tahun. Penyakit ini ditandai dengan gangguan metabolisme akibat resistensi insulin maupun penurunan produksi insulin, sehingga kadar gula darah sulit terkontrol. Kondisi hiperglikemia kronis dapat menimbulkan komplikasi makrovaskuler maupun mikrovaskuler yang berdampak serius terhadap status kesehatan penderita. Pada tahap lanjut, DM tipe II bukan hanya menyebabkan gangguan fisik, tetapi juga menurunkan kualitas hidup pasien karena keterbatasan aktivitas, beban pengobatan jangka panjang, dan tekanan psikososial.Tujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan perawatan diri dengan kualitas hidup pasien Diabetes Mellitus tipe 2 yang berobat di Puskesmas Wara utara. penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik dan rancangan cross sectiona. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 p= 0,002(< 0,05),adanya hubungan keyakinan dan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 p=0,004(<0,05),adanya hubungan keterampilan dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 p=0,004(<0,05),adanya hubungan manajemen stress dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 p=0,002 (<0,05).
Copyrights © 2026