Perkembangan teknologi informasi dan pemanfaatan internet telah membawa perubahan signifikan dalam dunia bisnis, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Desa Negeri Rumahkay, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif melalui UMKM. Namun, banyak pelaku UMKM di desa ini yang menghadapi permasalahan dalam hal kemasan pangan, branding, dan pemasaran digital. Salah satu produk UMKM unggulan adalah Sirup Pala Negeri Rumahkay, yang memiliki potensi besar sebagai produk unggulan desa namun belum memiliki strategi branding dan pemasaran digital yang memadai. Mahasiswa KKN Universitas Pattimura melaksanakan program kerja berupa re-branding melalui desain logo baru, inovasi kemasan sesuai standar BPOM, dan pelatihan digital marketing. Sosialisasi dilakukan dengan melibatkan warga asli Negeri Rumahkay sebagai pelaku UMKM mencakup pengenalan digital marketing melalui media sosial (Instagram, WhatsApp, Shopee), pelatihan desain logo dan kemasan, serta edukasi HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Hasil menunjukkan bahwa re-branding produk dan penerapan digital marketing berhasil meningkatkan daya saing produk UMKM Desa Rumahkay, dengan margin keuntungan berpotensi meningkat hingga 35-40%.
Copyrights © 2026